Rangkaian Inverter yang Bisa Mengubah Arus Listrik

Motive Neo WiFi Inverter

Apa yang pertama kali anda pikirkan saat mendengar kata inverter? Kita tentu akan berpikir tentang sebuah peralatan yang bisa mengubah arus listrik yang pada awalnya berupa arus searah atau DC menjadi Arus AC atau arus bolak-balik. Sebagaimana kita ketahui, banyak orang yang memakai inverter sebagai salah satu cara untuk mendapatkan energy listrik cadangan yang bisa didapatkan dari aki atau bahkan sumber listrik pada mobil saat dibutuhkan. Sebenarnya, seperti apakah cara inverter bisa mengubah arus listrik ini dengan efektif?

Saat mengubah arus listrik yang searah menjadi arus bolak-balik, inverter sebenarnya kerap menggunakan teknik switching dimana pada teknik ini, ada proses menyalakan dan mematikan switch secara bergantian dan otomatif. Adanya proses ini akan secara efektif memicu munculnya gelombang pulsa atau gelombang kotak dengan arah negative dan juga positif. Teknik switching ini sendiri biasanya memakai peralatan elektronik yang disebut sebagai transistor BC 337, transistor BC 327, dan juga Mosfet IRF 540. Dengan proses switching yang terus berlangsung berkali-kali, maka arus DC yang pada awalya hanya lurus saja maka akan bisa diubah menjadi sinyal kotak dengan tingkat kerapatan dan ketegangan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan. Kita juga bisa memakai metode PWM atau Pulse Width Modulation yang bisa membuat kerapatan dan juga keregangan pada sinyal output ini dibaca sebagai sinyal sinus.

Saat gelombang kotak pada output inverter ini merapat, maka tegangan listrik pun akan dianggap sebagai tegangan yang tinggi dan saat gelombangnya merenggang maka tegangannya pun dianggap rendah. Gelombang kotak ini kerap kali dianggap memiliki rapat renggang periodis dan akan membuat gelombang sinus yang juga bersifat periodis. Dengan adanya teknik inilah pada akhirnya tercipta gelombang sinus bolak-balik yang disebut sebagai tegangan AC yang berasal dari arus DC atau yang disebut sebagai arus listrik searah.

Loading...