Mengenal Jenis Pompa Berdasarkan Kedalaman Fluida

butterfly valve double

Salah satu jenis pompa yang kini cukup banyak dicari oleh berbagai kalangan adalah deep well pumps atau secara harafiah disebut pula sebagai pompa sumur dalam. Deep well pumps  sendiri bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, kebutuhan umum, hingga kebutuhan industri yang membutuhkan fluida layaknya air atau fluida lainnya yang harus didapatkan dari area yang sangat jauh di dalam tanah. Selain pompa sumur dalam ini, terdapat banyak sekali jenis pompa yang bisa disesuaikan dengan kedalaman fluida yang akan disedot seperti sebagai berikut.

Secara umum, kita bisa membagi jenis-jenis pompa berdasarkan kedalaman sumur dan juga permukaan air atau fluidanya, ketinggian dari fluida yang ingin didapatkan, volume fluida yang ingin didapatkan, serta daya listrik yang bisa kita gunakan untuk pompa ini. Jika kita memberikan contoh pada pompa air, maka kita pun bisa mengklasifikasikan beberapa jenis pompa seperti sebagai berikut.

Jika pompa air hanya dipakai untuk jenis air dangkal, yakni sekitar 7 meter, maka kita bisa memakai jenis pompa shallow pump. Sementara itu, jika sumur memiliki kedalaman efektif sekitar 7 hingga 9 meter, maka kita bisa memakai jeins pompa semi jet pump. Selain itu, ada pula pompa jet pump untuk sumur yang cukup dalam, yakni dengan kedalaman efektif sekitar 9 hingga 20 meter. Selain pompa-pompa tersebut, kita juga bisa memilih jenis deep well pumps layaknya pompa submersible yang bisa dipakai hingga kedalaman lebih dari 20 meter.

Tak hanya tentang kedalaman fluida, kita juga harus memperhatikan ketinggian dari tempat penampungan fluida yang telah kita sedot dengan pompa. Sebagai contoh, kita menggunakan torrent untuk menampung air. Kita tentu harus mengecek seberapa tinggi torrent ini sehingga bisa mendapatkan pompa yang mampu menyedotnya. Selain itu, perhatikan pula pipa-pipa dan saringan yag akan dilalui oleh fluida yang ingin kita hisap.

Loading...