Mengenal Beberapa Jenis Impeller Dalam Pompa Centrifugal

Disel Fire Pump - Centrifugal End Suction

Pompa Centrifugal adalah salah satu jenis pompa yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat. Pompa ini memiliki kehandalan untuk bisa dipergunakan dalam berbagai kebutuhan, baik itu untuk kebutuhan rumah tangga atau kebutuhan industri. Untuk memastikan pompa ini bisa dipakai, maka harus ada impeller yang baik dan bekerja sesuai fungsinya. Sebenarnya, ada beberapa jenis impeller yang dipakai oleh pompa sentrifugal ini. Perbedaan impeller ini bisa mempengaruhi kinerja pompa secara keseluruhan.

Membedakan impeller yang digunakan pada pompa centrifugal sendiri bisa dilakukan berdasarkan arah aliran dari sumbu putarannya. Selain itu, impeller juga bisa dibagi menjadi yang memiliki hisapan tunggal atau hisapan ganda. Hanya saja, jika kita menggolongkan impeller berdasarakan konstruksi mekaink, maka kita bisa membaginya menjadi sebagai berikut.

Impeller tertutup adalah salah satu jenis impeller yang banyak dipakai pompa centrifugal. Mengapa disebut sebagai impeller tertutup? Hal ini dikarenakan secara konstruksi baling-baling di dalamnya benar-benar terkover oleh mantel di kedua sisinya. Jenis impeller tertutup ini banyak dipakai pada pompa-pompa air dengan tujuan mengendalikan air dengan lebih baik saat dipindahkan dari satu sisi ke sisi lain.

Impeller berikutnya adalah yang berjenis terbuka dan semi terbuka. Impeller jenis ini memiliki kelebihan dimana kemungkinan mendapatkan sumbatan layaknya pada impeller tertutup pun jauh menurun. Pemeriksaan impeller juga cenderung akan jauh lebih mudah untuk dilakukan. Pengaturan impeller ini sendiri akan cukup mudah dilakukan sehingga kita bisa mendapatkan setelan impeller teraik. Impeller berikutnya adalah impeller vortex yang banyak dipakai pada pompa berpusar. Impeller ini bisa dipakai untuk mengalirkan fluida yang cenderung lebih padat atau berserabut. Sayangnya, jenis impeller ini kerap dianggap sebagai impeller yang kurang efisien kinerjanya.

Loading...