Berbagai Macam Pompa Sentrifugal

Berbagai Macam Pompa Sentrifugal

Pompa sentrifugal telah mengalami perkembangan dengan sangat pesat hingga jangkauan penggunaannya juga cukup banyak. Pompa sentrifugal sangatlah populer di dunia industri khususnya di industri kimia. Meskipun begitu, penggunaan dari pompa jenis ini tidak terbatas pada industri kimia saja, beragam industri juga memakai pompa ini, bahkan kalangan individu pun dapat memakai pompa sentrifugal untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan harga yang terjangkau dan bentuk yang sederhana, pompa ini memiliki beragam jenis dan tipe, berikut adalah macam-macam pompa sentrifugal yang dapat ditemui di pasaran.

Jika kita membicarakan pompa sentrifugal, kita tidak akan lepas dari impeller yang digunakan sebagai komponen dari pompa ini. Berdasarkan jumlah impellernya, pompa sentrifugal memiliki jenis pompa satu tingkat dan pompa bertingkat banyak. Untuk pompa satu tingkat, impeller yang digunakan hanya berjumlah satu buah, sehingga total head yang dihasilkan jelas lebih rendah, sementara itu pada pompa bertingkat banyak, impeller yang digunakan dipasang secara berderet pada satu poros. Total head yang dihasilkan pompa bertingkat banyak jelas lebih tinggi dibandingkan dengan pompa satu tingkat karena fluida cair terus dipompa secara berkesinambungan dan bergantian dari impeller pertama hingga impeller terakhir.

Untuk melihat jumlah aliran masuk (suction) pada pompa ini, kita dapat membedakan jenis pompa sentrifugal yang memiliki single suction dengan double suction. Untuk pompa single suction, aliran masuknya hanya terdapat pada satu sisi dan aliran masuknya biasanya tegal lurus dengan arah aliran keluarnya. Sementara itu, pompa double section memiliki dua aliran masuk yang biasanya segaris dengan aliran keluar. Saluran masuk ini menghindarkan pompa dari gaya aksial yang terjadi saat pengoperasian.

Letak fluida pun ternyata dapat menjadi pembeda jenis pompa sentrifugal. Disini dikenal adanya pompa positif dan pompa negatif. Untuk pompa positif, posisi fluida yang dihisap sejajar atau berada pada atas dari pompa. Ujung dari suction pompa biasanya telah dipenuhi dengan fluida sehingga tidak perlu dilakukan metode pemancingan. Sementara itu, untuk pompa negatif, posisi fluida yang akan dihisap berada pada bawah pompa. Hal ini memungkinkan perlunya pancingan terlebih dahulu agar casing pompa hingga ujung dari pipa penghisap dapat dipenuhi dengan fluida sehingga dapat mulai bekerja.

Sumber: http://igoy26.blogspot.com

Loading...