Aplikasi Deepwell Pump Dengan Jenis Pompa Benam

img-WHA multistage rotodynamic pumps

Banyak sekali proses pengeboran, baik itu yang diperuntukkan untuk kebutuhan air ataupun kebuhan industri, pada akhirnya menggunakan deepwell pump. Bagaimana tidak, banyak sekali proses pengeboran yang menghasilkan sumur yang sangat dalam. Kita bisa mengambil contoh sederhana dimana kini banyak orang yang memakai deepwell pump sebagai penyedot air tanah pada sumur-sumur artetis yang digunakan banyak warga sebagai penyedia air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Biasanya, pompa ini akan dipakai jika sumber air lebih dalam dari 20 meter dari permukaan tanah, yang tentu jauh lebih dalam dari sumur-sumur biasa.

Salah satu jenis pompa deepwell pump yang dipakai untuk kebutuhan penyedotan fluida dari area yang sangat dalam adalah pompa submersible. Pompa yang juga kerap disebut sebagai pompa benam sendiri banyak dipakai untuk kebutuhan drainase, pengelolaan limbah, dan berbagai keperluan ini. Dalam beberapa kasus, penggunaan pompa ini juga mencakup sumur bagi air hingga sumur minyak.

Penggunaan pompa submersible ini sangatlah unik karena pompa ini langsung dibenamkan begitu saja pada fluida yang disedot. Sebagai contoh, jika kita mengoperasikannya untuk menyedot air, maka pompa ini pun harus bekerja di dalam air. Jika ketinggian permukaan air menurun drastis sehingga pompa pun berada di atas air, bisa dipastikan pompa ini akan mengalami kerusakan jika dipaksa untuk beroperasi.

Pompa submersible sendiri memiliki sistem kerja pompa sentrifugal dimana eneri kinetis atau kecepatan fluida akan diubah menjadi energi potensial. Perubahan ini sendiri berasal dari impeller yang terus berputar di dalam casing pompa. Secara prinsip, pompa ini bekerja dengan cara mendorong fluida ke permukaan, bukan menyedot sebagaimana yang sering kita temukan pada pompa-pompa jenis jet pump.

Loading...